Selamat Datang di blog AGORA
go to my homepage
Menuju Halaman AGORA

Rabu, 05 Oktober 2011

Komodo Nominasi Tujuh Keajaiban Dunia


Setelah sempat bermasalah dengan Yayasan New Seven Wonders terkait lokasi penyelenggaraan, kini Indonesia tepatnya Pulau Komodo masuk dalam 28 nominasi untuk menjadi tujuh keajaiban dunia. Partisipasi masyarakat sangat diharapkan supaya Pulau Komodo dapat masuk dalam tujuh keajaiban dunia.

Taman Nasional Pulau Komodo terkenal akan keindahan alam yang belum terjamah manusia. Di gugusan pulau seluas lebih dari 40 ribu hektare ini hidup kadal raksasa komodo atau lebih dikenal dengan komodo dragon. Habitat komodo ada sejak 30 juta tahun lalu. Kini diperkirakan ada 4.000 ekor komodo yang masih hidup.

Di balik perbukitan kering dan hutan savana ini juga tersimpan jutaan varietas hewan langka. Terdapat puluhan jenis burung kakatua, elang laut, dan berbagai jenis hewan air yang jumlahnya mencapai seribu spesies. Karena pesona alamnya, Pulau Komodo masuk sebagai 28 nominasi tujuh keajaiban dunia oleh Yayasan New Seven Wonders.

Taman Nasional Komodo menyisihkan lebih dari 400 keajaiban alam lain dari 220 negara. Masyarakat ikut bangga Pulau Komodo masuk nominasi tujuh keajaiban dunia. Perlu 120 juta suara untuk Pulau Komodo supaya bisa menang. Caranya dengan mengirim pesan pendek (SMS) kata Komodo lalu kirim ke 9818 sebelum 11 November 2011.(JUM)

Sumber

Selasa, 04 Oktober 2011

Ilmuwan Ciptakan Kunci 'Tak Terlihat'


TAIPEI - Kalau sebelumnya hanya bisa kita lihat di film, kini sudah menjadi kenyataan, karena ilmuwan telah berhasil menciptakan kunci yang 'tak terlihat'.

Seperti yang dikutip dari AFP, Selasa (4/10/2011), sekelompok tim ilmuwan dari Taiwan berhasil mengembangkan teknologi kunci yang tak terlihat.

Kunci tak terlihat ini dimaksudkan oleh para ilmuwan penciptanya agar pengguna bisa membuka pintu hanya menggunakan gerakan tangan saja.

"Di masa depan, Anda tidak perlu cemas kehilangan atau ketinggalan kunci," ujar Tsai Yao-Pin, pimpinan dari penelitian ini, yang juga mengajar di Technology and Science Institute of Northern Taiwan.

"Di dalam teknologi yang sedang dikembangkan ini, para ilmuwan memasukkan sebuah chip yang dapat mendeteksi pergerakan dalam tiga dimensi, sama seperti yang digunakan di game konsol Nintendo Wii," tambahnya.

Tsai menyimpulkan bahwa nanti ke depannya pengguna dapat membuka pintu mereka hanya dengan menggerakan tangan mereka melalui sensor.
Sumber

Ini Kewajiban yang Harus Didapat Jamaah ONH Plus


MAKKAH - Menghindari potensi calon jemaah haji yang terlantar saat penyelenggaraan ibadah haji, jamaah haji khusus (ONH Plus) diharapkan mengetahui layanan yang akan didapatkan dari agen perjalanan selama di Tanah Suci.

Untuk itu mereka diharapkan segera menghubungi pihak penyelenggara haji khusus atau biro perjalanan yang memberangkatkannya.

“Sebelum berangkat ke tanah suci, para jamah haji harus tahu apa saja pelayanan yang akan diterimanya. Tindakan ini sangat diperlukan agar selama berada di Saudi Arabia tidak terlantar,” kata Kepala Seksi (Kasi) Pengendali Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), Khorizi Dasir Dulabas di Makkah, Selasa (4/10/2011).

Khorizi menjelaskan, paling tidak ada empat jenis layanan harus dipastikan diterima oleh para jamaah haji khusus. Misalnya jaminan status lembaga penyelenggara, jaminan pembinaan, pelayanan, dan keselamatan.

Soal kepastian lembaga penyelenggara, para jamaah haji khusus harus tahu mengenai status pihak yang memberangkatkannya ke tanah suci. “Yang pertama, pastikan lembaga itu punya terdaftar atau tidak. Apakah juga sudah mempunyai izin dari departemen agama? Jadi statusnya harus jelas,” ujarnya.

Dalam soal jaminan pembinaan, para jamaah haji khusus juga harus mendapat bimbingan yang memadai. Sebagai pembandingnya, jamaah haji reguler sebelum berangkat mereka harus sudah mendapatkan bimbingan sebanyak 14 kali.

“Jadi tidak boleh ada jamaah haji berangkat tanpa bimbingan. Bahkan, nantinya akan ada kepastian bahwa pembinaan manasik kepada jamaah haji khusus minimal dilakukan sebanyak lima kali.” jelasnya.

Mengenai soal jaminan pelayanan, lanjut Khoirizi, PIHK mengingatkan agar para jamaah haji khusus mengecek jaminan layanan seperti yang tertuang dalam MOU yang telah disepekati bersama antara pihak jamaah dan penyelenggara perjalanan.

“Dalam soal layanan ini, jamaah harus tahu apakah tiket yang dipegangnya itu merupakant tiket dengan status pulang-pergi atau tidak. Dan bila tidak maka para jamaah harus menuntut kepada penyelenggaran perjalanan untuk menyediakannya,” tuturnya.

“Selain itu, para jamaah haji khusus harus pula memastikan jaminan akomodasi, konsumsi, dan transportasi seperti yang pernah dijanjikan kepadanya. Ini penting sebab bisa saja nanti ada pelayanan yang berkurang, misalnya dijanjikan akan tinggal di hotel tetapi kemudian ternyata malah tinggal di rumah biasa. Maka langkah antisipasi dari pihak jamaah menjadi strategis nilanya,’’ lanjutnya.

Sementara itu bentuk jaminan keselamatan kepada para jamaah haji khusus, Khoirizi meminta para jamaahnya harus juga berani menanyakannya kepada pihak penyelenggara perjalanan.

Bukan hanya itu, layanan standar kesehatan dan proteksi asuransi yang akan mereka terima harus juga dapat diletahui sebelum berangkat. “Kami tidak ingin peristiwa dua tahun silam terjadi, di mana ada sejumlah jamaah haji khusus terlantar di Bandara King Abdul Aziz terlantar. Akibatnya, kami inilah yang kemudian dibuat repot untuk mengataainya padahal itu sebenarnya bukan bagian tugas resmi kami,” keluhnya.

Seperti diketahui, dua tahun silam sejumlah jamaah haji khusus terlantar di Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Mereka tidak bisa segera pulang karena tidak punya tiket pesawat untuk pulang ke tanah air.

Jika hal tersebut terjadi, segera laporkan kepada pihak pengawas penyelenggara haji khusus. Panitia pengawas haji 2011 membuka tiga nomor telpon pengaduan yakni 0565603620 untuk jamaah berada di Jeddah, 0532246486 di Makkah, dan 0536340863 di Madinah.

“Kami pastikan bila ada penyelenggara ibadah haji khusus yang tidak menepati perjanjian pelayanan kepada para jamaahnya akan diberi sanksi. Bila ‘kenalakan’ berlebihan bisa saja nanti izin penyelenggaraan hajinya dicabut,” tandas Khoirizi. (kem)
Sumber

Minggu, 25 September 2011

Bangkai Satelit Berpeluang Jatuh di Indonesia, Lapan Waspada


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sampah raksasa dari satelit Upper Atmosphere Research Satelite (UARS) yang tengah menuju bumi kecil kemungkinan jatuh menghantam wilayah berpenduduk.

Badan Antariksa AS, NASA, mengungkapkan bahwa peluang UARS menghantam wilayah pemukiman warga adalah 1: 3.200. Hingga kini belum bisa dipastikan lokasi jatuhnya UARS.

Namun wilayah yang berpotensi dihujani kepingan bangkai satelit itu adalah seluruh kawasan di rentang 57 derajat lintang utara hingga 57 derajat lintang selatan. Indonesia yang berada dalam wilayah lintasan katulistiwa juga berpeluang kejatuhan UARS.

NASA menjelaskan, perbandingan satelit itu jatuh di wilayah tak berpenduduk lebih besar karena memperhitungkan luas wilayah daratan dan lautan serta kawasan gurun di bumi. Apalagi 70 persen wilayah dari rentang kawasan yang diperkirakan itu didominasi lautan.

Profesor astronomi dan astrofisika, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin, yang dihubungi Tribunnews.com memperkirakan UARS akan menghantam bumi pada rentang waktu Jumat (23/9/2011) tengah malam hingga 24 jam berikutnya.

"Kemungkinannya memang kecil tetapi perlu waspada. Maka itu Lapan terus memantau perkembangannya," ujar Thomas, Jumat pagi.

Thomas mengungkapan bahwa Lapan akan berkoordinasi dengan pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) jika UARS dipastikan jatuh di Indonesia. Setelah itu BNPB berkoordinasi dengan jajaran di daerah.

Satelit berukuran panjang 10,6 meter dan diameter 4,5 meter itu semula berbobot 5,9 ton. Media di AS menggambarkan satelit yang tengah mendekati bumi tersebut seukuran bus kota. Menurut NASA, badan antariksa AS, saat menembus atmosfer bumi, UARS akan hancur berkeping-keping namun masih tersisa 26 keping total berbobot 532 kg.

Sumber

Bom di Gereja Solo Meledak Usai Kebaktian

SOLO - Bom di Gereja Bethel Injil Semesta (GBIS) Kepunton, Solo, Jawa Tengah, meledak tepat setelah diadakan kebaktian.

Puspita, salah seorang jemaat, menceritakan bom meledak sekira pukuk 11.00 WIB (25september2011). Pelaku yang diduga pembawa bom sudah menunggu di luar pintu.

“Tiba-tiba ada ledakan keras. Bom itu dibawa orang yang menggunakan jaket. Bom ditaruh di tubuh,” ujar perempuan yang juga wartawan ini.

Akibatnya seorang yang diduga pelaku bom bunuh diri tewas dengan perut hancur. Sementara puluhan jemaat gereja menderita luka.

Para korban dibawa ke dua rumah sakit, namun yang terbanyak dibawa ke RS dr Moewardi, Surakarta.

(Bramantyo/Sindoradio/ton)
Sumber

Sabtu, 17 September 2011

Tirakatan 2009






Mau punya albumnya?silahkan KLIK download...Gratisss
Klik DOWNLOAD Tirakatan 2009

Jumat, 16 September 2011

Syawalan 2011



Mau punya albumnya?silahkan KLIK download...Gratisss
klik DOWNLOAD ALBUM Syawalan2011